Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Moto GP Berduka di sirkuit Motegi

MOTEGI: Para penonton balap beserta pebalap dan kru MotoGP Jepang yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Minggu (3/10) mengheningkan cipta mengenang tewasnya pebalap berbakat Jepang Shoya Tomizawa, yang meninggal baru-baru ini di San Marino Grand Prix. Hening cipta selama satu menit sekaligus menyaksikan pebalap berusia 19 tahun itu ditayangkan ulang ketika membalap melalui layar lebar. Ia merupakan pebalap pertama tampil di kelas Moto2, merupakan kategori 250 cc dalam kejuaraan dunia itu, dan ia tampil amat menjanjikan ketiga memperagakan kepiawaiannya di Qatar.

Tomizawa berada di antara pebalap Jepang yang cukup menjanjikan dan media serta para pendukung memperhitungkan ia akan menjadi pebalap tangguh di masa depan.

Orang tua pebalap remaja itu dalam kesempatan itu menerima penghargaan berupa Piala Michel Metraux, penghargaan yang bisanya diserahkan kepada pebalap terbaik dalam tiap kategori, yang dipilih pada peserta lomba.

Ketua Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) Vito Ippolito menyerahkan plakat dengan nomor 48 (nomor puteranya). Dorna Sports, yang menyelenggarakan MotoGP, menyerahkan buku berisi pesan-pesan dari para penggemar sepeda motor kepada orangtua pebalap Jepang yang tewas tertabrak dari belakang itu.


Trophy ini merupakan penghargaan yang pemenangnya dipilih sendiri oleh sesama pembalap Moto2. Hadir dalam acara tersebut seluruh tim dan kerabat dari Tomizawa.

Tomizawa tewas setelah terlibat kecelakaan dengan dua pembalap lainnya Alex de Angelis dan Scott Redding di GP San Marino, Minggu 5 September 2010. Pembalap Jepang berusia 19 tahun itu terlindas keduanya yang tengah memacu motor di kecepatan 230km/jam.

Tomizawa sempat dibawa ke Rumah Sakit namun akhirnya meninggal dalam perawatan. Dia menderita cedera parah di tengkorak kepala, dada, dan perut.
Lebih dari seribu pelayat mendatangi pemakaman rider Moto2 Shoya Tomizawa di Asahi, tewas dalam kecelakaan di MotoGP San Marino
sumber : official blog dan vivanews

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengukir Cinta di Belahan Jiwa

Nasyid: Maidany


Bila Yang Tertulis Olehnya Engkau Yang Terpilih Untukku
Telah Terbuka Hati ini Menyambut Cintamu
Di Sini Segalanya Kan Kita Mula
Mengukir Buaian Rindu Yang Tersimpan Dulu
`tuk Menjadi Nyata Dalam Hidup Bersama

Selamat Datang Di Separuh Nafasku
Selamat Datang Di Pertapaan Hatiku

Izinkan aku `tuk Mencitaimu
Menjadi Belahan Di Dalam Jiwaku
Ya Allah Jadikanlah Ia Pengantin Sejati
Di Dalam Hidupku…

Wahai Yang DiCinta Telah Kurela
Hadirmu Temani Relung Hatiku
Simpanlah Jiwaku Dalam Do’amu
Kan Kujaga Cintamu
Wahai Yang DiCinta Telah Kurela
Hadirmu Temani Relung Hatiku
Simpanlah Nafasku Dalam Hidupmu
Kan Kujaga Setiamu

Apapun Adanya Dirimu
ku `kan Coba Tuk Tetap Setia
Begitu Pula Pada Diriku
Terimalah Dengan Apa Adanya

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Biografi Valentino Rossi The Doctor

Valentino Rossi pembalap kelahiran Urbino, Italia 16 Februari 1979 adalah seorang pembalap di arena balap grandprix motor dunia setelah era Michael Doohan dengan titel juara dunia di empat kelas berbeda yang diraihnya selama tujuh tahun berkarir. Putra dari mantan pembalap GP 250cc Graziano Rossi dan Stefania Palma ini telah mempunyai banyak rekor dan prestasi yang melampaui para seniornya. Total pembalap eksentrik ini membukukan 7 gelar juara dunia : sekali di kelas 125cc, sekali di kelas 250cc, lima kali di kelas puncak, 500cc, dan Moto GP.



Dalam karirnya sepanjang GP Rossi selalu memakai nomor 46, ia memakai nomor itu setelah menonton aksi seorang pembalap wildcard Jepang bernomor 46 di TV yang membuatnya terkesan. Apalagi nomor itu juga dipakai oleh Graziano Rossi, ayahnya, ketika memenangi lomba pertama dengan Morbidelli tahun 1979. Saat ini ia tetap memakai nomor 46 kebanggaanya itu dan tidak mengikuti juara dunia-juara dunia sebelumnya yang memilih berganti nomor 1 setelah mendapatkan titel juara dunia.

Saat pertama bergabung di Gp 500cc bersama tim eks Doohan yang dikepalai oleh seorang mekanik handal Australia bernama Jerremy Burgess, suasana paddock sangat terpengaruh perangai Doohan yang temperamental. Semua mekanik dan staff tim tampak serius dan cenderung penuh tekanan. Suasana ini membuat Rossi bertekad untuk merayakan besar-besaran ketika menang. Sejak saat itulah, pesta kemenangan menjadi ciri khasnya. Tak hanya bersama teman, juga ribuan pendukungnya yang memadati sirkuit. Ia juga melakukan Aksi “wheelie” dan “burnout” jika memperoleh kemenangan dan kerap memberikan “kneepad” atau topi kepada fansnya dengan melemparnya saat berada di podium.

Dalam karir balapnya, Rossi selalu berganti julukan dan melakukan hal-hal yang menarik perhatian serta menghibur. Ia beralasan bahwa semua itu dilakukannya dengan niat bersenang-senang dan melakukan sesuatu yang lucu. “Rossifumi”, julukan Rossi yang diberikan oleh temannya saat Rossi membalap di kelas 125cc. Julukan ini tercipta karena Rossi kagum dengan pembalap Jepang yang khas dengan rambut panjangnya, Norick Abe. Tahun 2004, Rossi dan Abe sama-sama membela Yamaha. Rossi berada di tim Gauloises Fortuna Yamaha Team sedangkan Abe di Fortuna Gauloises Tech 3 Yamaha Team.

“Valentinik”, julukan ini berasal dari tokoh kartun “Daffy Duck” yang menjadi “superhero” di Italia bernama Paperinik. Julukan ini dipakainya pada saat membalap di kelas 250cc. Julukan lainnya adalah “The Doctor” setelah ia naik di kelas 500cc pada musim 2000. Pada akhir musim 2003 menjelang musim 2004, Valentino Rossi membuat keputusan untuk hijrah dari tim pabrikan Honda, Repsol Honda HRC. Ia memilih bergabung bersama tim Yamaha yang terakhir meraih juara dunia pada tahun 1992 melalui pembalap Wayne Rainey. Rossi tidak pindah ke tim Yamaha sendirian, ia juga membawa Jerremy Burgess, kepala mekaniknya yang dahulu juga menangani Doohan dan Criville. Mereka melakukan serangkaian tes membenahi teknologi motor Yamaha YZR M1 milik Rossi agar mampu menandingi motor terkuat di Moto GP saat itu, RC211V milik Honda.

Mengenai kepindahannya, banyak yang tak mengira dan pesimis bahwa Rossi akan mampu mempertahankan gelar juaranya. Tapi ia mementahkan semua pandangan pesimis tersebut. Bahkan pada seri pertama musim 2004 di GP Welkom, Afrika Selatan, ia mengalahkan Max Biaggi yang mengendari motor Honda, meskipun dengan perlawanan yang sangat ketat dengan mengendarai motor yamaha yang terakhir berada di podium tahun 1992. Pada tahun 2004 dan 2005 Rossi mejadi juara dunia bersama Yamaha dan menjadi pembalap Yamaha pertama yang paling banyak menjadi juara dalam satu musim (9 kali juara pada musim 2005).


BIODATA


Nama : Valentino Rossi

Lahir : Urbino, 16 Februari 1979

Kebangsaan : Italia

Tinggi/Berat : 180cm/69kg

Karir :

1. Go-kart pertama (1985)

2. Debut balap karting 60cc (1989)

3. Juara kejuaraan karting regional 60cc, sembilan kali menang (1990)

4. Peringkat 5 di Kejuaraan Junior go-kart Italia (1991)

5. Juara Italian Minibike Endurance (1992)

6. Peringkat 12 Italian 125cc Sport Production championship dengan motor Cagiva (1993)

7. Juara Italian 125cc Sport Production dengan motor Cagiva (1994)

8. Juara nasional Italia 125cc, peringkat 3 125cc Kejuaraan Eropa, peringkat 11 di Kejuaraan, Spanish

9. Open 125cc semuanya dengan motor Aprilia (1995)

10. Debut kejuaraan dunia di GP Malaysia 125cc menggunakan Aprilia tim Scuderia AGV (1996) kejuaraan dengan 321 poin, 11 Kemenangan di Malaysia, Spanyol, Italia, Perancis, Belanda, Imola,
Jerman, Brazil, Inggris, Catalunya, dan Indonesia (1997)

11. Juara dunia 125cc termuda ke-2 mengendarai Aprilia di tim Nastro Azzuro Team, Posisi pertama di

Pindah kelas ke 250cc mengendarai Aprilia tim Nastro Azzuro, Posisi kedua di kejuaraan dengan 201 poin, 5 kemenangan di Belanda, Imola, Catalunya, Australia, dan Argentina (1998)

12. Menjadi juara dunia 250cc termuda dengan mengendarai Aprilia untuk tim Aprilia Grand Prix Racing,
Posisi pertama di kejuaraan dengan 309 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Italia, Catalunya, Inggris, Jerman, Ceko, Australia, Afrika Selatan, dan Brazil (1999)

13. Naik kelas lagi ke 500cc mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi kedua di kejuaraan dengan 209 poin, 2 kali menang di Inggris dan Brazil (2000)

14. Merebut gelar juara dunia 500cc dengan mengendarai Honda untuk tim Nastro Azzuro Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 325 poin, 11 kemenangan di Jepang, Afrika Selatan, Spanyol, Catalunya, Inggris, Ceko, Putugal, Pasifik, Australia, Malaysia, dan Brazil (2001)

15. Memenangi Moto GP World Championship yang direvisi dengan mengendarai Honda RC211V untuk tim Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 355 poin, koleksi 11 kemenangan di Jepang, Spanyol, Perancis, Catalunya, Italia, Belanda, Inggris, Jerman, Portugal, Brazil, dan Australia (2002)

16. Memenangi gelar juaranya yang kedua di Moto GP World Championship bersama Repsol Honda Team, Posisi pertama di kejuaraan dengan 357 poin, koleksi 9 kemenangan di Jepang, Spanyol, Italia, Ceko, Portugal, Rio, Malaysia, Australia, dan Valencia (2003)

17. Pindah ke Gauloises Fortuna Yamaha mengendarai YZR-M1 dan kembali memenangi Moto GP World Championship, Posisi pertama di kejuaraan dengan 304 poin, 9 kemenangan di Afrika Selatan, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Portugal, Malaysia, Australia, dan Valencia (2004)

18. Memenangi gelar juara dunia yang kedua untuk Gauloises Fortuna Yamaha Team, Posisi pertama di kejuaraan hingga di Malaysia dengan 281 poin, 9 kemenangan di Spanyol, Cina, Perancis, Italia, Catalunya, Belanda, Inggris, Jerman, dan Ceko (2005)

Penghargaan :

1. Gelar Juara Dunia 125cc (1997)

2. Gelar Juara Dunia 250cc (1999)

3. Gelar Juara Dunia 500cc (2001)

4. Gelar Juara Dunia Moto GP (2002)

5. Gelar Juara Dunia Moto GP (2003)

6. Gelar Juara Dunia Moto GP (2004)

7. Gelar Juara Dunia Moto GP (2005)

Referensi :
biografi-valentino-rossi-doctor.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ratio solvabilitas

Merupakan kemampuan perusahaan, untuk memenuhi kewajiban finansialnya (baik jangka pendek maupun jangka panjang . Apabila sekirannya perusahaan yang solvabel berarti mempunyai aktiva atau kekayaan yang cukup untuk melunasi semua hutangnya. Bagi perusahaan yang tidak solvabelakan mengalami kesulitan untuk memperoleh tambahan pinjamanan dari kreditur, sehingga menyebabkan perusahaan sulit untuk mengadakan perluasan usahanya. Ratio Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memperoleh pinjaman dengan jaminan aktiva tetap. (Bambang Ruyanto, 1995: 32 )

Ratio Solvabilitas tardiri dari :

1. Total Asset to Total Debt Ratio ( Ratio Total Aktiva terhadap Hutamg )

Yaitu membandingkan total aktiva dengan hutang jangka pendek dan jangka panjang. Beberapa bagian dari keseluruhan kebutuhan dana yang membelanjai dengan hutang atau berapa bagia dari aktiva yang digunakan untuk menjamin hutang

2. Net Worth to Debt Ratio ( Ratio Modal Sendiri terhadap Hutang )

Yaitu ratio yang menunjukkan hubungan ( dalam perbandingan ) antara modal sendiri dengan total hutang, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Ratio mengukur sejauh mana peranan antara modal sendiri dengan hutang dalam pemilikan hak atas harta perusahaan

Perusahaan harus mengusahakan agar solvabilitasnya diatas 100%, berarti semua hutangnya dapat dijamin oleh seluruh aktiva yang ada . Biala mana solvabilitas perusahaan dibawah 100%, maka perusahaan itu ( dilikuidasikan ) tidak dapat membayar hutangnya pada pihak ketiga dan akan kehilangan kepercayaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aktiva Lancar & Aktiva Tidak Lancar


1.
Aktiva lancar ialah Uang kas atau aktiva lain yang diharapkan dapat dicairkan menjadi uang tunai dalam periode berikutnya. (paling lama satu tahun).


Yang termasuk dalam aktiva lancar ialah :

a. Kas, uang tunai untuk membiayai operasi perusahaan

b. Investasi Jangka Pendek, investasi yang sifatnya sementara, hanya untuk memanfaatkan uang yang belum dibutuhkan dalam operasi.

c. Piutang Wesel, tagihan perusahaan kepada pihak lain yang dinyatakan dalam perjanjian yang diatur dalam undang-undang.

d. Piutang Dagang, tagihan kepada pihak lain sebagai akibat penjualan barang dagangan secara kredit.

e. Persediaan, baik persediaan bahan mentah, barang dalam proses maupun barang jadi.

f. Piutang penghasilan, penghasilan yang sudah menjadi hak perusahaan, tetapi belum diterima pembayaraannya.

g. Persekot / uang muka / biaya dibayar di muka, pengeluaran untuk memperoleh jasa / prestasi dari pihak lain. Pengeluaran itu belum menjadi biaya periode sekarang, melainkan pada periode berikutnya.

2. Aktiva tidak lancar ialah tidak berupa kas dan mempunyai jangka waktu yang panjang.

Yang termasuk dalam aktiva tidak lancar ialah :

a. Investasi Jangka Panjang, investasi ini dilakukan jika perusahaan mempunyai kekayaan lebih dari yang dibutuhkan.

b. Aktiva Tetap, kekayaan yang dimiliki perusahaan yang secara fisik tampak, dan turut berperan dalam operasi perusahaan secara permanen; selain itu juga mempunyai umur ekonomis lebih dari satu periode dalam kegiatan perusahaan.

c. Aktiva Tetap Tidak Berwujud, kekayaan yang perusahan yang secara fisik tidak tampak, tetapi merupakan suatu hak yang mempunyai nilai dan dimiliki oleh perusahaan untuk digunakan dalam kegiatan perusahaan.

d. Beban yang Ditangguhkan, transaksi yang menunjukan adanya pengeluaran atau biaya yang mempunyai manfaat jangka panjang.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS